Membangun Kebun Jeruk Organik

PESTISIDA ORGANIK

PESTISIDA ORGANIK

Potensi Jeruk Organik Indonesia

(Ir. Sutopo, MSi)
Hp. 085649664488 – 085231333789

Ketika tingkat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat semakin baik serta semakin banyaknya kasus yang ditimbulkan dari penggunaan bahan kimia, maka gaya hidup sehat bukan lagi sebagai keinginan tetapi menjadi kebutuhan. Gaya hidup sehat mensyaratkan semua bahan makanan (produk pertanian) harus beratribut aman dikonsumsi (food safety attributes), kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (eco-labelling attributes). Oleh karena itu, konsumsi produk-produk pertanian yang mengandalkan bahan kimia mulai dihindari dan beralih ke produk-produk organik.

Di Indonesia, jeruk merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang potensial untuk dibudidayakan secara organik.  Beberapa alasan yang mendasari : a) tanaman ini memiliki daya adaptasi luas sehingga mudah dibudidayakan di lahan-lahan baru yang belum tercemar bahan kimia yang luasannya masih cukup besar di luar Pulau Jawa,  b) alam Indonesia sangat kaya sumberdaya hayati yang terbukti dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tanaman (pupuk) dan pestisida ramah lingkungan untuk mengelola pertanian organik, c) teknologi produksi pupuk dan pestisida alami sudah tersedia dan mudah  didapat, d) secara ekonomin, buah jeruk merupakan komoditas yang memiliki pasar global dan bernilai ekonomi tinggi sehingga pasar buah organik sangat terbuka.  Meskipun jumlah konsumen produk pertanian organik di Indonesia masih minoritas, jumlahnya dari tahun ke tahun cenderung meningkat dan secara umum konsumsi produk pertanian organik dunia meningkat sekitar 20%/tahun.

 Langkah – langkah Membangun Kebun Jeruk Organik 

Membangun pertanian organik (kebun jeruk) menuntut perencanaan yang matang dan pengelolalaan yang disiplin dan berkesinambungan. Beberapa langkah yang harus dilakukan: pemilihan lahan, pemilihan benih, pengelolaan kesuburan tanah, pengelolaan hama penyakit dan gulma, integrasi peternakan, penyediaan sumber air, pemanfaatan sumber daya  lokal, dan dokumentasi.

1. Pemilihan Lahan

Seperti halnya pertanain organik pada umumnya, lahan yang akan digunakan untuk kebun jeruk organik harus memenuhi persyaratan : 1) Bebas dari bahan kimia sintetis baik yang berasal dari pupuk maupun pestisida,  2) Apabila sebelumnya digunakan untuk kegiatan pertanian non organik (konvensional), lahan tersebut harus dikonversi (recovery) terlebih dahulu dengan ketentuan :

  • Waktu konversi minimal 2 tahun untuk lahan  bekas tanaman semusim,           3 tahun untuk tanaman tahunan atau bergantung pada kondisi lahan tetapi tidak boleh kurang dari 1 tahun.
  • Dalam masa konversi, pengelolaan lahan tidak boleh  bergantian antara organik dan konvensional.
  • Dalam satu hamparan lahan, jika konversinya tidak dilakukan secara bersamaan maka perlu dilakukan pemisahan yang tegas antara lahan organik dan non organik agar tidak terjadi kontaminasi ke lahan organik.

 2. Pemilihan Benih 

Benih jeruk dengan kualitas asalan merupakan salah satu sumber penyebar penyakit CVPD yang dapat menjadi bom waktu yang setiap saat dapat menghancurkan kebun jeruk organik.  Oleh karena itu, benih yang akan ditanam  harus dipilih varietas unggul, bebas dari penyakit CVPD dan penyakit sistemik lainnya serta  sesuai dengan agroklimat lokasi kebun.  Benih yang bermutu hanya diproduksi oleh penangkar resmi dibawah pengawasan UPT. PENGAWASAN DAN SERTIFIKASI BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA.  Salah satu penangkar benih jeruk bermutu yang bebas penyakit CVPD dan penyakit sistemik lainnya adalah “KPRI CITRUS”.

 

11 thoughts on “Membangun Kebun Jeruk Organik

    • tanaman ini memiliki daya adaptasi luas sehingga mudah dibudidayakan di lahan-lahan baru yang belum tercemar bahan kimia yang luasannya masih cukup besar di luar Pulau Jawa, teknisnya dimulai dari pemilihan lahan seperti yang sudah ditulis di atas. Memang tidak mudah, tapi di lokasi yang belum pernah menggunakan pestisida, misal jeruk di Tuban, sampai umur 4 tahun ini ada yang sama sekali belum disemprot dan berbuah baik. Namun, bisa jadi tidak betahan lama karena petani sekitarnya mulai memakai non organik.

      Like

    • datang aja ke Balitjestro pak. Jika petani dalam jumlah banyak, bisa menghubungi dinas setempat, minta mereka mendatangkan teknisi Balitjestro. Teman-teman disini siap membantu.

      Like

  1. minta sran pak… sy beli kebun jeruk milik tetangga usia jeruk sudah 2,5 tahun sampai saat ini belum pernah di pupuk jd tanaman kurus pertanyaannya apakah masih bs pohon pohon jeruk tersebut diperbaiki dengan pemupukan maksimal.minta saran dan terima kasih

    Like

    • Bisa pak. Untuk awal dipupuk yang banyak dengan organik (lebih dianjurkan). jeruk tersebut di pot atau di lapang? Jika di lapang, perbaikan struktur tanah dengan pupuk kandang sapi biasa dilakukan petani.

      Like

  2. Bisakah jeruk manis dan jeruk asam ditanam di lahan yang berdekatan? apakah nanti jeruk manisnya tidak menjadi asam akibat penyerbukan oleh angin yang bercampur?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s